PENYULUHAN FLOUR ALBUS DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN PADA REMAJA PUTRI SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI

Authors

  • Magdalena Tri Putri Apriyani Program Studi Pendidikan Profesi Bidan, Universitas Indonesia Maju Author
  • Ageng Septa Rini Universitas Indonesia Maju Author

DOI:

https://doi.org/10.52317/jupkes.v3i1.1

Keywords:

Penyuluhan, Flour albus, Remaja putri, Deteksi dini

Abstract

Fluor albus (leukorea) atau biasa disebut sebagai keputihan merupakan keluarnya cairan yang berlebihan dari daerah kewanitaan. Flour albus adalah gejala ginekologi yang paling umum terjadi pada anak perempuan pra-pubertas dan remaja. Keputihan dapat berupa keputihan normal maupun tidak normal. Keputihan fisiologis (normal) adalah keluarnya cairan/lendir berlebihan dari vagina warna putih atau bening, tidak bau, tidak nyeri/gatal, dan halus. Sedangkan keputihan patologis (tidak normal) adalah keluarnya cairan/lendir dari vagina dengan adanya perubahan warna abnormal (kuning- kehijauan atau putih-keabuan), keruh, dan disertai rasa nyeri, bau atau gatal). Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pada remaja putri dalam mengenali flour albus. Penyuluhan ini dilakukan kepada 45 peserta dan telah menerima informasi dengan baik dibuktikan dengan jawaban benar setelah diberikan penyuluhan yaitu 97%.

Author Biography

  • Ageng Septa Rini, Universitas Indonesia Maju

    Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan

Downloads

Published

2023-12-30